Archives 2021

Jenis Olahraga yang Dipercaya Ampuh Mengusir Lemak di Tubuh

Olahraga Pengusir Lemak Tubuh

Di kehidupan yang modern seperti sekarang ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan pola hidup sehat semakin tinggi. Karena itu, orang-orang mulai banyak melakukan olahraga secara rutin setiap hari. Sebagian orang beranggapan bahwa olahraga adalah keharusan agar tubuh tetap sehat dan ideal. Memiliki tubuh yang ideal tentunya menjadi dambaan bagi setiap orang. Karena jika tubuh kita gemuk tentu akan menurunkan rasa percaya diri sehingga tidak bisa optimal dalam menjalankan setiap aktivitas atau kegiatan.

Kondisi seperti inilah yang kadangkala memotivasi orang-orang untuk berolahraga demi menurunkan berat badan dan menjaga tubuh tetap ideal. Meski menurunkan berat badan membutuhkan proses yang tak mudah, tapi dengan berolahraga ini bisa jadi cara yang efektif dimana efeknya tidak hanya berat badan saja yang turun tapi tubuh juga akan lebih sehat.

Jenis-Jenis Olahraga yang Ampuh Membakar Lemak

Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan jika ingin menurunkan berat badan lebih cepat. Tapi sebelum fokus dengan tujuan ini, sebaiknya Anda juga perhatikan efek samping yang bisa saja ditimbulkan dari olahraga yang Anda jalankan. Karena fisik orang berbeda-beda. Jadi usahakan Anda memilih jenis olahraga sesuai kebutuhan dan ketahanan tubuh yang Anda miliki. Berikut ini beberapa jenis olahraga yang dipercaya ampuh untuk membakar lemak yakni:

  1. Olahraga pemanas perut

Pertama, Anda bisa mencoba jenis olahraga pemanas perut. Ini sangat cocok buat Anda yang saat ini memiliki kelebihan lemak di perut. Kelebihan lemak tidak hanya membuat penampilan jadi terlihat tidak menarik saja tapi juga Anda akan mengalami kegelisahan pada saat tidur. Biasanya ada alat pemanas perut yang bisa digunakan. Alat tersebut bisa Anda temukan di toko-toko yang menjual alat-alat olahraga. Cukup letakkan alat tersebut di atas perut Anda dan nyalakan beberapa saat. Lemak di perut pun akan berkurang.

  1. Bersepeda rutin

Jika Anda ingin melakukan penurunan berat badan dengan cara yang alami, maka Anda bisa bersepeda secara rutin di tiap harinya. Bersepeda dipercaya dapat membakar lemak dan juga membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Anda bisa pertimbangkan olahraga satu ini sebagai salah satu cara untuk membakar lemak di tubuh.

  1. Olahraga Kettlebel

Jika Anda ingin membakar lemak lebih cepat, maka jenis olahraga yang bisa Anda pilih adalah olahraga Kettle bel. Olahraga satu ini dapat membakar lemak hanya dalam waktu 1 menit saja. Dengan waktu yang singkat itu, ada sekitar 20 lebih karoi yang dapat terbakar. Dengan melakukan olahraga ini, tubuh akan mengeluarkan keringat dengan jumlah yang banyak. Dengan olahraga ini juga tubuh akan lebih berbentuk jadi Anda akan mendapatkan banyak manfaatnya nanti.

Jika ingin menjadikan olahraga ini sebagai pilihan, maka cara memulainya adalah dengan posisi tegak berdiri. Kemudian, kedua kaki direnggangkan sampai lebarnya sama dengan lebar pundak Anda. Kedua tangan posisikan kedepan dan pegang kettlebell dengan menggunakan kedua tangan sekuat mungkin. Tidak hanya dapat membakar lemak, olahraga ini juga dapat melatih kekuatan otot lengan.

  1. Sepakbola

Selanjuitnya, Anda juga bisa coba olahraga sepakbola dimana jenis olahraga satu ini akan membuat lemak di tubuh mengalami penurunan secara efektif. Olahraga ini juga memberikan manfaat lain misanya membuat otot jadi lebih kuat. Anda juga bisa terhindar dari obesitas dengan bermain sepakbola secara rutin.

  1. Bermain badminton

Jika Anda sudah tidak sabar memiliki bentuk tubuh yang ideal, maka Anda bisa jadikan badminton sebagai solusinya. Badminton berguna untuk membakar kalori dan lemak yang menumpuk dalam tubuh. Tidak hanya membakar lemak saja, olahraga ini juga akan meningkatkan stamina Anda pada saat melakukannya.

  1. Berlari

Dan terakhir, Jika Anda ingin olahraga yang sederhana tapi memberikan banyak manfaat maka Anda bisa coba lakukan olahraga berlari. Olahraga ini tidak hanya menurunkan lemak secara efekif tapi juga akan membuat otot kaki jadi lebih kuat. Anda bisa lakukan olahraga ini setiap hari secara rutin jika ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Mengapa Kita Perlu Melakukan Olahraga Secara Rutin?

 Ada banyak alasan mengapa olahraga harus dilakukan secara rutin di tiap harinya. Tidak hanya menurunkan lemak ataupun membantu proses penurunan berat badan lebih cepat saja tapi dengan rutin berolahraga maka kita akan mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan lebih bugar. Selain itu, dengan berolaraga pikiran kita pun akan lebih fresh dan dijauhkan dari hal-hal negatif yang dapat membahayakan diri sendiri. Bagi anak-anak, olahraga juga penting agar tumbuh kembangnya menjadi lebih optimal. Sebab olahraga akan membuat perkembanga otot jadi lebih kuat dikarenakan hormon dalam tubuh bekerja secara maksimal. Jadi usahakan luangkan waktu untuk menjalakan aktivitas olahraga setiap hari dengan waktu minimal sekitar 30 menit saja.

Cara Mudah Jaga Diri Tetap Aktif dan Sehat di Rumah

Olahraga

Cara menjaga kesehatan agar tidak mudah sakit pun sering dicari oleh kita yang memiliki kesibukan tinggi. Orang yang aktif rentan untuk terkena berbagai macam penyakit dibandingkan dengan orang yang memiliki sedikit mobilitas. Oleh sebab itu sangat penting bagi kita yang aktif untuk memperhatikan kesehatannya.

Karena orang yang mempunyai kesibukan tinggi dia akan mudah sekali lelah. Saat tubuh capek ataupun lelah sistem imun akan melemah, dan saat imun melemah itulah berbagai macam penyakit akan bisa masuk ke dalam tubuh. Orang yang sibuk dengan pekerjaannya pun akan kesulitan dalam mengatur pola tidurnya sehingga saat seseorang memiliki jam tidur malam yang sedikit dia akan mudah terkena berbagai macam penyakit akibat kurang tidur. Tidak hanya itu saja orang dengan kesibukan tinggi sering terkena stres dimana stres itu adalah penyebab utama dari berbagai macam penyakit serius.

Anjuran untuk membatasi kunjungan ke luar rumah kini sedang ramai disuarakan oleh berbagai pihak sehubungan dengan wabah corona Covid-19.  Ditambah dengan kebijakan work from home (WFH) yang sudah mulai dilaksanakan oleh banyak kalangan mulai dari pemerintah, instansi swasta dan lembaga lainnya.

Namun, bertahan di rumah bukan berarti ajakan untuk menjadi pasif dan diam seharian di rumah. Anjuran ini justru mendorong kita untuk menjaga kebersihan di rumah dengan mengurangi risiko terpapar virus maupun ancaman kesehatan lain yang ada di luar rumah.

Cara Mudah Jaga Diri Tetap Aktif dan Sehat di Rumah

Berikut beberapa langkah mudah untuk menjaga diri agar dapat tetap aktif dan sehat meski sedang berada di rumah.

    1. Kendalikan Stres

      Kelola emosi dengan baik, jangan mudah untuk marah-marah, hal ini sangat penting, karena akan membuat habis energi tubuh dan juga tidak baik untuk hati nantinya. Jadilah orang yang mudah tersenyum dan ramah karena ini baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

      Perasaan seseorang seperti sedih, marah, cemas, kecewa, dll akan direspon oleh organ tubuh lainnya. Stress yang dialami oleh seseorang bisa menjadi pemicu terbentuknya radikal bebas di dalam tubuh, yang jika dibiarkan dalam jangka waktu panjang berakibat tubuh rentan terkena penyakit.

      Maka dari itu, untuk menjaga tubuh agar tetap sehat kita harus bisa mengendalikan stress yang kita miliki. Jangan pernah menganggap remeh penyakit stress ini. Stress yang tidak segera diatasi akan berubah menjaid depresi. Depresi merupakan tingkatan gangguan psikis yang lebih membahayakan dibandingkan dengan stress. Orang yang depresi bahkan bisa membahayakan keselamatan dirinya sendiri. Stres ini biasanya muncul di lingkungan kerja, lingkungan keluarga, lingkungan sosial atau bahka di lingkungan pergaulan. Agar terhindar dari depresi ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara mengatasi stress yang efektif.

    2. Mengatur Jadwal

      Saat berada di rumah, sangat sulit untuk menahan diri dari berbagai godaan yang cenderung mengajak bersantai dan bermalas-malasan. Untuk menyiasatinya, buatlah jadwal rutin yang mengatur waktu olahraga selayaknya mengatur jadwal harian.

      Terdengar ekstrim mungkin, tapi memasukkan jadwal latihan ke dalam agenda menunjukkan kalau kebugaran tubuh memang menjadi prioritas bagi Anda, bukan sekedar hobi.

    3. Pilih Latihan Fisik/Olahraga yang Anda Sukai

      Untuk membantu memotivasi diri agar lebih disiplin, sesuaikan jenis latihan atau olahraga sesuai dengan minat agar mempunyai elemen yang menyenangkan dan tidak membebani. Jenis latihan fisik yang dilakukan juga dapat beragam, mulai dari intensitas rendah, sedang, hingga tinggi.

      Melakukan gerakan fitness/kebugaran sebaiknya lebih diperhatikan dibandingkan dengan olahraga permainan (seperti basket, tenis, sepakbola,) yang lebih berkonsep permainan untuk bertanding dan menang.

    4. Lakukan Sesuai dengan Panduan Profesional

      Untuk memastikan latihan fisik efektif dan efisien, kamu bisa mengikuti panduan coach profesional. Tidak sulit untuk mencari informasi dan referensi panduan olahraga dari coach profesional meski sedang berada di rumah.

    5. Kualitas Alat Olahraga

      Jika ingin menggunakan alat bantu olahraga, jangan lupakan kualitasnya. Produk yang berkualitas umumnya lebih tahan lama dan tentunya memberikan kenyamanan dan kemudahan saat melakukan latihan. Untuk mengetahui kualitas dari alat olahraga yang digunakan, pilihlah alat olahraga melalui brand yang sudah dikenal.

    6. Alokasikan Waktu untuk Istirahat

      Terlepas dari pentingnya menjaga kesehatan melalui aktif berlatih fisik, jangan pula lupa untuk alokasikan waktu untuk beristirahat. Waktu istirahat diperlukan untuk mengistirahatkan seluruh otot yang mungkin tegang akibat berolahraga.

Sehat itu mahal, jika sakit apapun yang kita punya bisa habis terjual buat berobat, oleh karena itu jika kita ingin berhemat, maka jalani saja pola hidup sehat. Hidup sehat sendiri sangat sederhana. Kita tinggal mengikuti saja cara menjaga kesehatan atau cara hidup sehat seperti uraian diatas. Jika kita disiplin dalam menjalankannya, selain hemat biaya dalam menjalankannya, kesehatan kita juga akan terjaga. Karena Kesehatan adalah kekayaan yang tidak ternilai harganya, oleh sebab itu jagalah kesehatan kita sebelum datang penyakit. Tidak ada penyesalan yang datang di depan, penyesalan selalu datang belakangan.

Olahraga Yang Cocok di Masa Pandemi Dan Tips Membiasakannya

Olahraga Lompat Tali

Olahraga menjadi hal yang sangat penting. Setidaknya, anda harus menghabiskan sekitar tiga puluh menit setiap harinya untuk berolahraga. Tentu durasi tersebut tidaklah terhitung lama. Walau demikian, ini menjadi suatu bentuk investasi yang sangat berguna karena olahraga akan sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh anda. Kesehatan anda sudah pasti adalah sesuatu yang sangat mahal.

Ketika anda masih sehat, anda barangkali tidak terlalu merasakan dampak dari hal ini. Namun ini akan mulai terasa ketika usia sudah semakin bertambah dan kondisi fisik tak lagi sama seperti ketika muda. Di samping itu, di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini, olahraga menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kebugaran. Namun, berolahraga menjadi tidak mudah ketika kondisi pandemi ini. Untuk itu, berikut adalah beberapa pilihan olahraga yang bisa anda pilih di masa seperti sekarang ini.

Ragam Olahraga yang Cocok di Masa Pandemi

Di masa pandemi seperti sekarang ini, anda memang terbatasi ruang geraknya. Anda tidak bisa leluasa beraktivitas di luar ruangan di mana akan terjadi interaksi dengan orang lain. Ini tidak hanya membatasi kegiatan anda terkait pekerjaan atau hiburan, tapi juga olahraga. Anda yang barangkali biasa melakukan olahraga seperti bersepeda dan jogging di taman atau di lapangan tentu tak bisa lagi melakukannya karena risiko tertularnya virus COVID-19. Pergi ke gym pun tentu sudah tidak bisa dilakukan dengan nyaman, bahkan ketika pihak gym pun sudah menerapkan protokol yang tepat.

Walau demikian, ini tak bisa dijadikan alasan bagi anda untuk berhenti berolahraga. Dalam hal ini, ada beberapa olahraga yang tetap bisa anda lakukan. Yang pertama adalah lompat tali atau skipping. Olahraga yang satu ini terbilang mudah dan sederhana. Ini tidak membutuhkan gerakan khusus dan anda tidak perlu peralatan mahal pula untuk melakukannya. Anda hanya membutuhkan alat lompat tali atau skipping rope, dan ini tidak mahal. Walau demikian, olahraga ini sudah lebih dari cukup untuk membakar kalori dalam tubuh anda dan memperbaiki metabolisme tubuh anda.

Untuk pembentukan tubuh pun, lompat tali sangat cocok karena ini tidak hanya melatih otot kaki saja. Melakukan lompat tali dalam beberapa putaran di durasi setengah jam sudah sangat cukup untuk membuat anda berkeringat, dan pastinya tubuh akan menjadi jauh lebih sehat. Olahraga selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah senam aerobik. Ini memang tidak terlalu membuat anda berkeringat layaknya skipping atau lompat tali, tapi ini tetap efektif sebagai kegiatan untuk menyehatkan tubuh anda. Bahkan bila anda ingin senam aerobik yang bisa membuat anda sangat berkeringat, anda bisa mencoba zumba atau senam lainnya yang sangat menuntut kinerja otot dan bukan sekedar melatih kelenturan tubuh anda.

Untuk ini, anda tidak perlu repot kursus sekiranya tidak ada waktu. Ada banyak video tutorial berbagai gerakan senam yang bisa anda tonton. Panduan yang ada pun sangat lengkap sebagai bantuan anda dalam mencoba berbagai gerakan senam yang baru disertai pula dengan musik pendukungnya. Olahraga yang satu ini barangkali  kurang populer. Hal ini karena memang tidak banyak yang melakukannya. Untuk melakukannya pun, anda sebaiknya sudah mengikuti beberapa sesi yoga dengan panduan dari trainer atau pelatih karena gerakan yang ada terbilang cukup sulit.

Namun, bila anda ingin mencoba gerakan-gerakan sederhana, anda bisa belajar dari video tutorial yang bisa anda temukan dengan mudah. Dalam hal ini, walau terkesan mudah, sebenarnya yoga sangatlah bisa membuat tubuh anda berkeringat. Lemak dan kalori akan bisa terbakar dengan baik dan anda akan merasakan badan yang lebih segar dan lebih nyaman untuk beraktivitas.

Tips Berolahraga di Masa Pandemi

Bagi anda yang sudah memiliki pola dan jadwal berolahraga, barangkali ini bukanlah hal yang sulit. Anda tidak sepenuhnya harus memulai suatu kegiatan dan kebiasaan baru, dan hanya perlu adaptasi dengan kondisi yang ada. Namun, bagi yang belum terbiasa, ini akan cukup sulit. Bahkan, untuk mencapai batas tiga puluh menit perhari secara rutin pun bisa saja sangat terasa berat karena belum terbiasa. Dalam hal ini, salah satu tips yang perlu dilakukan adalah membuat jadwal. Olahraga bisa dilakukan di pagi hari setelah bangun. Ini sekaligus membantu anda untuk terbiasa bangun pagi. Selain itu, bisa juga dijadwalkan di sore hari.

Dengan membuat jadwal sendiri, ini akan sangat membantu. Selain dengan jadwal, anda bisa memasang reminder atau pengingat di gawai anda. Bahkan bila perlu, anda bisa meminta tolong pada anggota keluarga atau teman dekat anda untuk membantu mengingatkan anda. Ini akan sangat berguna bila dirasa jadwal saja tidak cukup. Cara lain yang bisa dilakukan adalah mempersiapkan lagu yang tepat untuk mengiringi olahraga. Dengan lagu yang tepat, semangat anda pun bisa bertambah. Dengan beberapa tips ini, anda bisa memulai hidup sehat anda di masa pandemi ini dengan rutin berolahraga.

Ingin Mencoba Berolahraga Kembali? Lakukan Langkah Ini Dulu

Olahraga Ringan

Kesibukan, hobi, pekerjaan atau juga kondisi kesehatan kadang kala dapat menyita banyak waktu yang membuat Anda lupa dan tidak memiliki waktu untuk berolahraga. Ketika kembali ke rutinitas ini, Anda mungkin akan kebingungan harus memulainya darimana. Jika Anda baru kembali berolahraga, Anda bisa ikuti langkah-langkah memulai berolahraga kembali yang akan dibahas pada artikel ini.

Langkah Memulai Kembali Rutinitas Berolahraga

 Jika Anda saat ini sudah kembali memiliki waktu luang dan ingin memanfaatkannya untuk berolahraga secara rutin, maka berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda ikuti:

  1. Punya niat yang kuat

Pertama, Anda butuh komitmen yang kuat apabila ingin memiliki tubuh yang bugar. Jadi Anda bisa persiapkan semua kebutuhan dan buatlah jadwal rutin yang akan digunakan untuk berolahraga. Sampingkan dulu hal lain yang akan mengganggu komitmen Anda untuk berolahraga kembali.

  1. Melakukan peregangan terlebih dahulu

Setelah niat berolahraga sudah ada dan Anda ingin kembali berolahraga, maka Anda perlu lakukan peregangan supaya otot tubuh jadi lebih luntur dan aliran darah Anda juga jadi semakin lancar. Olahraga peregangan ini penting agar performa tubuh Anda secara keseluruhan akan lebih meningkat dan risiko cedera pun bisa diminimalisir. Sebagai permulaannya, Anda bisa lakukan gerakan peregangan misalnya lunge sebelum memulai berolahraga. Anda bisa lakukan beberapa gerakan peregangan sekitar 1 menit di setiap gerakannya. Jadi jika Anda melakukan gerakan peregangan sebanyak 15 kali, artinya waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan ini adalah 15 menit.

  1. Coba aerobik ringan

Anda bisa awali rutinitas berolahraga dengan cara melakukan olahraga aerobik yang ringan. Biasanya berolahraga akan dilakukan selama 150-300 menit di tiap minggu jadi Anda bisa bagi waktu tersebut menjadi 20 sampai 30 menit di tiap hari. Coba lakukan olahraga aerobik yang ringan misalnya dengan jogging atau berjalan kaki. Anda juga bisa istirahat dulu selama 10 menit di tengah-tengah sesi kemudian lanjutkan lagi. Lama kelamaan nanti Anda akan terbiasa sehingga mudah melakukannya selama 20 sampai 30 menit tanpa perlu berhenti atau beristirahat di tengah sesi.

  1. Melatih otot tubuh

Jika Anda sudah mulai terbiasa melakukan aktivitas olahraga, maka ini saatnya untuk Anda melatih otot-otot tubuh yang jarang digunakan selama ini. Anda bisa lakukan gerakan yang dapat membuat otot jadi aktif misalnya squat, hamstring, lunge atau beberapa olahraga lain yang dapat menggerakkan otot-otot di seluruh tubuh. Anda juga bisa lakukan beberapa gerakan berikut apabila memiliki sarana yang memadai seperti Body TRX Workout dimana Anda bisa lakukan beberapa gerakan olahraga dengan bantuan tali yang elastis dimana tali ini bisa dipasangkan di langit-langit. Atau bisa juga melakukan gerakan plank selama 9 menit dimana gerakan yang dilakukan bisa bervariasi.

  1. Lakukan setiap gerakan dengan benar

Anda juga harus melakukan setiap gerakan dengan benar meski gerakan tersebut mudah untuk dilakukan. Anda harus ingat juga otot apa saja yang akan berkontraksi akibat melakukan gerakan tersebut. Biasanya ada beberapa area juga yang akan terasa nyeri. Jika Anda melakukan gerakan dengan benar dan ternyata Anda berhasil melakukan itu, tentu saja ini akan bermanfaat untuk menghindari kesalahan yang berdampak pada kesehatan.

  1. Menjalankan rutinitas olahraga 1 bulan tanpa henti

Anda tentu boleh menyusun target yang jangka waktunya lebih panjang pada saat memulai kembali berolahraga. Tapi setidaknya Anda bisa jalani komitmen dengan melakukan olahraga selama 1 bulan dulu. Bagi target Anda ke hal-hal kecil yang membuat Anda tidak kewalahan pada saat menjalani aktivitas tersebut. Begitupun jika Anda mampu menjalani rutinitas olahraga selama 1 bulan, Anda bisa lanjutkan lagi dengan target yang sama. Jika Anda putuskan kembali untuk berolahraga setelah sebelumnya berhenti, mungkin tidak mudah seperti yang dibayangkan. Tapi Anda harus komitmen dan menjalani rutinitas tersebut dengan teratur serta tidak memaksakan diri untuk melakukan langkah yang besar.

Pentingnya Olahraga di Tengah Wabah Pandemi

Di wabah pandemi yang sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan ini, olahraga menjadi kegiatan yang penting untuk dilakukan. Mengingat kesehatan dan daya tahan tubuh yang kuat harus dimiliki setiap orang jika ingin terhindar dari virus covid-19. Dengan melakukan olahraga secara rutin di tiap harinya, daya tahan tubuh akan lebih meningkat sehingga risiko terkena berbagai penyakit pun bisa lebih diminimalisir.

Tapi olahraga tidak disarankan dilakukan dengan intensitas yang tinggi apalagi dalam waktu yang berkepanjangan karena dapat membuat imun tubuh jadi menurun atau imunosupresi. Jadi Anda bisa lakukan aktivitas olahraga dalam batas yang wajar saja. Jangan memaksakan diri untuk melakukan aktivitas ini apalagi jika fisik tidak mendukung. Karena tujuan berolahraga adalah agar imunitas tubuh kita jadi lebih kuat jadi lakukan dengan benar. Jangan hanya karena aktivitas olahraga dengan intensitas tinggi membuat Anda mengalami cedera.