Resiko Yang Harus Di Tanggung Akibat Kurang Olahraga

Resiko Yang Harus Di Tanggung Akibat Kurang Olahraga

resiko kurang olahraga

Menjaga pola makan yang sehat tentunya di percaya oleh banyak praktisi kesehatan dan ahli bisa memberikan kesehatan terbaik bagi tubuh, tapi selai itu tentu juga dengan diet akvitas gerakan yang baik atau yang biasa kita kenal dengan olahraga juga merupakan saran dan anjuran yang baik untuk membuat kebugaran dan kesehatan tubuh meningkat. Bagi orang yang rutin berolahraga tentu tidak akan merasakan efek dari kurangnya berolahraga, tapi bagi orang yang jarang berolahraga atau tidak pernah sama sekali juga bisa saja tidak merasakan efek dan dampak tidak berolahraga ini tapi seseorang tidak bisa merasakannnya karena sudah terbiasa.

Padahal pada umumnya ada perbedaan mencolok antara tubuh dan kebugaran seseorang yang rutin berolahraga di bandingkan yang tidak. Orang yang kurang maupun tidak melakukan olahraga bukan hanya karena satu faktor saja, bisa karena malas, tidak adanya motivasi ataupun keseibukan yang di hadapi. Untuk itu di sini kami akan memberikan anda beberapa hal yang penting dan benefit yang bisa di dapat dari olahraga dan juga apa akibat yang mengancam jika seseorang tidak berolahraga.

Dalam melakukan olahraga seseorang tidak haruslah ekstrim dan harus berlangganan keanggotan gym atau bolak balik pusat kebugaran walau dengan mengikuti perkumpulan seperti semangat dan motivasi yang di dapat juga lebih berasa. Akan tetapi anda juga bisa melakukannya dari rumah dengan intensitas yang rendah hingga sedang. Secara rekomendasi seseorang yang berolahraga dengan intensitas 150 jam dalam seminggu sangat di anjurkan dan baik bagi kesehatan serta kebugaran tubuh.

  • Berat Badan Tidak Terkontrol

Kurangnya berolahraga akan membuat berat badan seseorang sulit di kontrol dan akan cenderung naik. Asupan gizi dan kalori yang di terima sehari hari dari makanan akan bertumpuk di dalam tubuh akibat kurangnya aktivitas sehingga semau ini akan tertumpuk dan membentuk lemak yang kemudian membuat orang tersebut akan kehilangan kontrol berat badannya dan dalam waktu yang tidak lam tahu tahu sudah naik beberapa kilogram dan jika di teruskan bisa masuk ke golongan obesitas pastinya sehingga resiko untuk mendapatkan penyakit degeneratif akan meningkat.

  • Penuaan Lebih Cepat

Satu hal yang tidak bisa di bantah dari orang yang kurang berolahraga ataupun tida olahraga sama sekali akan membuat seseorang mengalami penuaan lebih cepat sehingga seseorang dengan umur yang sama tapi memiliki kebiasaan olahraga yang berbeda akan terlihat berbeda umur.

Pernahkan anda melihat teman atau rekan maupun kenalan dimana dua orang tersebut bisa di bandingkan kalau umur mereka sama tapi yang satu terlihat lebih muda, tapi yang satunya lagi terlihat lebih tua. Dan setelah di tulusuri panjang lebar ternyata yang tampak lebih muda rajin berolahrga dan yang lainnya kurang suka dengan aktivitas fisik.

Kurangnya pergerakan akan membuat metabolisme dalam tubuh akan melambat sehingga membuat penyakit dan daya tahan dalam tubuh akan berkurang. Kurang berkeringat dan gerakan juga akan membuat kulit sulit untuk mempertahankan keremajaannya dan juga kehilangan elastitasnya dengan lebih cepat di bandingkan orang yang secara rutin berkeringat dan otot kulit yang terus beraktivitas akan membuat kulit menjadi elastis dan terlihat lebih muda dan glowing

  • Insomnia

Bila seseorang memiliki gangguan insomnia bisa jadi di sebabkan kurang berolahraga juga. Tentunya kita tidak mengeneralisir semua orang insomnia adalah orang yang tidak olahraga karena insomnia sendiri adalah gangguan tidur yang memiliki banyak faktor yang mempengaurihinya. Tapi salah satu faktor tersebut adalah kurangnya akivitas fisik pada penderitanya.

Energi yang di dapat tubuh dari konsumsi makanan yang tidak tersalurkan akan tersimpan di dalam tubuh lebih lama, sehingga sampai larut malam sekalipun bisa saja energi seseorang masih berlebihan sehingga tidak merasakan kantuk dan sulit untuk merasa terlelap.

  • Rentan Terhadap Penyakit

Tubuh seseorang yang kurang terlatih akan mudah lelah dan level antibodinya akan lebih rendah untuk orang yang telah beraktivitas secara teratur. Dan kurangnya anti bodi ini membuat kelalahan yang bisa di rasakan oleh seseorang dan secara lebih jauh lagi bisa membuatnya lebih rentan terhadapa serangan penyakit terutama penyakit kronis

Kandungan gula secara alami akan lebih mudah meningkat dan sulit di uraikan sehingga membuat kadar gula akan naik dan resiko terserang penyakit diabetes selalu bisa terjadi kepada siapa saja terutama bagi mereka yang kurang berolahraga.

Jika memang anda cukup sibuk dalam kegiatan sehari hari sehingga sulit untuk melakukan olahraga walau telah memiliki keinginan maka tidak ada salahnya jika anda menyiasatinya dengan lebih banyak pergerakan fisik seperti memarkir kendaraan lebih jauh dari tempat biasanya ataupun berjalan kaki ke tempat kerja, menggunakan tangga ketimbang lift, dan lainnya adalah alternatif untuk pengganti olahraga juga.